Selasa, 05 November 2013

For My Friends



Puisi ini aku buat untuk Sahabat-Sahabat terbaik kus, yaitu : Nur Irni Nahri Sakinah, Siti Nazliah, Irdahtullah, Fatun Fadillah, Gynda Bantulu, Fitriani Nur Azizah, Fatma Lataha, Indar Pujianti, Haeraningsih, Nurzalika, Nurmasita Astriyani, Radha Angraini Otoluwa, Ratry Mutmainah, Baiq Zilvia Wulandari, Dan Meilin Monoarfa.

Judul     : “ SAHABAT “
Karya     : Nurul Istiqamah Kadekoh

Sahabatlah yang selalu ada saat ku bahagia
Sahabatlah yang selalau ada saat ku bersedih
Sahabatlah yang selalu ada saat ku menangis
Dan sahabatlah yang selalu ada saat ku terpukul dan terpuruk

Dia yang tak pernah lelah menghiburku
Dia yang tak pernah berhenti menasehatiku
Dia yang mengerti apa yang ku inginkan
Dan dia yang paham apa yang ku harapkan

Dia adalah sahabat
Sahabat yang abadi
Sahabat yang setia
Dalam suka maupun duka

Ketika dunia tampak gelap dan kosong
 Maka Sahabat akan tercipta dengan sebuah harapan
Dalam suatu keadaan
Pada suatu kehidupan

Kamis, 31 Oktober 2013

My Poetry



Judul     : “ SEMUA TENTANGMU “
Karya     : Nurul Istiqamah Kadekoh

Ribuan orang aku temui
Ribuan wajah aku jumpai
Ribuan karakter aku kenali
Tetapi hanya kamu yang aku ingat

Mungkin aku tak seterang matahari
Mungkin aku tak secerah pagi hari
Mungkin aku tidak sempurna dimatamu
Tapi selama jantungku masih berdetak aku akan berusaha jadi yang terbaik untukmu

Saat aku mengenalmu aku ingin menyayangimu
Saat aku menyayangimu aku ingin mencintaimu
Saat aku mencintaimu
Aku mulai takut kehilanganmu

My Poetry



Judul     : “ SEMUA TENTANGMU “
Karya     : Nurul Istiqamah Kadekoh

Ribuan orang aku temui
Ribuan wajah aku jumpai
Ribuan karakter aku kenali
Tetapi hanya kamu yang aku ingat

Mungkin aku tak seterang matahari
Mungkin aku tak secerah pagi hari
Mungkin aku tidak sempurna dimatamu
Tapi selama jantungku masih berdetak aku akan berusaha jadi yang terbaik untukmu

Saat aku mengenalmu aku ingin menyayangimu
Saat aku menyayangimu aku ingin mencintaimu
Saat aku mencintaimu
Aku mulai takut kehilanganmu

Drama Qu



Tema          :  Salah Paham
Judul          :  Persahabatan
Tokoh         :
1.    Alisa   =  Nurul Istiqamah Kadekoh
2.    Avita  =  Nur Irni Nahri Sakinah
3.    Aira   =  Fatun Fadillah
4.    Alina =  Siti Nazliah

Kisah ini terjadi di sekolah yang terkenal yaitu MTs.Negeri Luwuk. Disana ada sebuah persahabatan yang sering di sebut dengan 3C (Cerdas,Cute,Ceria). Banyak sekali orang yang iri melihat keakrapan mereka, termasuk Avita.
Avita : “Kenapa ya…? Persahabatan 3C erat banget. Aku harus cari cara untuk membuat persahabatan mereka putus. (diam dan berfikir) Ah, aku tau, aku curi saja laptopnya Alisa lalu setelah itu aku taruh saja di tas Aira, pasti Alisa dan Alina akan benci sama Aira.”
Avita segera melakukan rencananya. Terlihat anggota 3C masuk ke kelas sambil tertawa tawa.
Alisa : “Aira Alina, kita foto-foto di laptop aku yuk ! terus kita upload ke Facebook dan Twitter.”
Aira dan Alina : “Ayo !” (kompak)
Alisa : “Aku ambil Laptop aku dulu yah !” (Sambil membuka tasnya, dan gelisah karena Laptopnya hilang)
Alina : “Alisa.. kok lama banget sih.. jadi nggak foto-foto nya ?”
Alisa : “aduh.. kayaknya Laptop aku hilang deh.” (Gelisah dan sedih)
Alina : “Apa ? hilang ? kok bisa hilang sih ? Teman-teman ada yang lihat Laptop Alisa gak ?”
Avita : “Aku tau siapa yang mencuri Laptop Alisa. Dan pencurinya teman kalian sendiri yaitu Aira.”
Aira : “Sembarangan ajah. Nuduh-nuduh aku. Memangnya kamu punya bukti aku yang ngambil Laptop Alisa ?”
Avita : “Aira Aira. Nggak usah pura-pura nggak tau deh. Alisa kalau kamu nggak percaya mendingan kamu periksa ajah tasnya.”
Alisa : “Aira, Aku periksa tas kamu yah, untuk membuktikan bahwa yang dibilang Avita itu hanya omong kosong.”
Alisa membuka tas secara perlahan. Dan Alisa sangat kaget laptopnya ada di dalam tas Aira. Dan segera mengambil Laptopnya dari tas Aira. Alisa tampak kecewa karena sahabatnya tega melakukan hal itu kepadanya.
Avita : “Alisa Alina. Kalian masih nggak percaya ?”
Alina : “Aku nggak nyangka, Aira kamu sejahat ini.”
Aira  : “Alisa aku nggak ngambil Laptop kamu, ini semua Cuma salah paham. Kamu percaya sama aku kan ?” (memegang tangan Alisa)
Alisa : “lepasin tangan aku ! aku nggak mau berteman sama pencuri kayak kamu, tega banget sih kamu, ngambil Laptop aku, Pasti nanti Laptop aku kamu jual kan ?”
Alina : “Ya iya lah Alisa, maklum ajah dia kan orang miskin jadi, kerjanya Cuma ngambil barang orang terus dijual.”
Aira : “Ya ampun, aku nggak mungkin kayak gitu Alisa Alina.”
Alisa : “Alah, nggak usah bohong deh, sudah jelas-jelas Laptop aku ada di tas kamu, berarti kamu yang ngambil Laptop aku. Terus Kamu mau bilang ada orang yang sengaja taruh Laptop aku di tas kamu biar persahabatan kita hancur ? Lucu tau nggak.”
Alina : “Ya udah, kita pergi aja Alisa.”
Alisa : “Mulai detik ini, kamu bukan sahabat aku dan Alina lagi. (menunjuk kearah Aira.) Ayo Alina, kita tinggalin dia.”
Alisa dan Alina pergi meninggalkan Aira. Aira sangat sedih karena teman-teman nya menyebutnya pencuri. Sedangkan Avita merasa bersalah karena membuat persahabatan mereka yang begitu erat, menjadi berantakan.
Avita : “aku nggak nyangka semua jadi kayak gini. Kasihan banget Aira, gara-gara aku dia di tuduh pencuri. Aku harus mengembalikan persahabatan mereka.”
Keesokan Harinya ….
Avita : “Alina, Alisa, sebentar sore kalian berdua datang ke taman yah…”
Alisa : “Memangnya kenapa Avita ?”
Avita : “Kalau pengen tau, jam 4 sore datang ke taman. Sampai ketemu di taman.”
Avita pergi meninggalkan Alisa dan Alina, dan segera mencari Aira, ternyata dia sedang duduk sendirian di taman sekolah.
Avita : “Aira, Jam 4 sore datang ke taman yah .”
Aira : “Memangnya kenapa ?”
Avita : “Kalau pengen tau, datang aja. Bye bye.. sampai ketemu di taman.”
Jam 4 sore di taman. Avita, Alisa, Alina, Aira, sudah terkumpul di taman. Alina pun membuka pembicaraan.
Alina : “Ada apa Avita ? kayaknya penting banget ?”
Avita : “Iya, ini penting banget, aku ingin mengatakan sesuatu yang kalian belum ketahui.”
Aira  : “tentang apa ?”
Avita : “Persahabatan kalian bertiga.”
Alisa : “Ohh.. ya udah kasih tau ajah sekarang, aku pengen cepat-cepat pergi dari sini.”
Avita : “Sebelumnya, aku minta maaf yah, karena sebenarnya bukan Aira  yang ngambil Laptop kamu Alisa, tapi aku yang sengaja taruh Laptop kamu di tas Aira, supaya persahabatan kalian hancur.”
Alisa : “Apa ? Kamu nggak bercanda kan ?” (heran)
Avita : “Enggak kok, aku serius, maafin aku yah, aku lakukan ini karena aku iri banget sama persahabatan kalian yang dekat banget. Selama ini, aku nggak pernah punya teman apalagi sahabat. Aku ingin banget berteman dengan kalian, tapi itu nggak mungkin, karena kalian hanya 3C, Nggak mungkin jadi 4C, Lagi pula mana mau kalian berteman dengan aku ?”
Alina : “Siapa bilang kita nggak mau menerima kamu sebagai teman kita, kita mau kok jadi teman kamu, benar kan Alisa ?”
Alisa : “Iya benar banget, dan 3C bisa diganti jadi 4C, dan kepanjangannya Cerdas,Ceria,Cute,dan apa ya ? Cantik.”
Alina : “Wah benar banget Alisa, Avita kan Cantik. Oh yach. Aku mau minta maaf sama kamu Aira, karena sudah menuduh kamu yang sebenarnya kamu nggak lakukan.”
Alisa : “Iya aku juga Aira.”
Aira : “Sudah lupain ajah, aku sudah maafin kalian kok. kan ini hanya salah paham. Berarti kita bersahabat lagi ?”
Alina dan Alisa : “Ya Iya lah.” (kompak)
Alisa : “Sekarang ayo kita bersatu, 4C.. Cerdas !”
Avika : “Ceria !”
Alina : “Cute !”
Avita : “Cantik !”
4C : “ALWAYS AND FOREVER”
Akhirnya persahabatan mereka bersatu kembali, dan tidak ada yang memisahkan mereka sampai akhir hayat menjemput. Itulah Sahabat Sejati yang setia selamanya. Karena SAHABAT adalah suatu hal yang abadi ketika dunia tampak gelap dan kosong tercipta dengan sebuah harapan dalam suatu keadaan pada suatu kehidupan.

“ Selesai “

Puisi Qu



Judul     : “ BERSAMAMU “
Karya     : Nurul Istiqamah Kadekoh

Tertawa di musim semi
Tersenyum di musim hujan
Bercanda di musim salju
Bermain di musim kemarau
Menari dan menyanyi di musim gugur

Semuaku lakukan denganmu
Setiap detik
Setiapku berkedip dan melangkah
Aku ingin bersamamu selamanya

Karena kamu adalah orang yang penting bagiku
Apakah kamu tau apa yang ada di fikiranku ?
Di fikiranku hanya ada namamu
Kamu, kamu , dan kamu